oleh

Begini Skema Pemungutan Suara yang Disiapkan KPU Banyuwangi Saat Pandemi

KabarBanyuwangi.co.id – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Banyuwangi tahun ini tetap digelar di tengah pandemi Covid-19. Seluruh proses pemilihan dilakukan dengan mengikuti prosedur protokol kesehatan pencegahan dan penanganan Covid-19.

Ketua KPU Banyuwangi Dwi Anggraini Rahman menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan strategi guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 saat proses pemilihan 9 Desember 2020 nanti.

Baca Juga: KPU Banyuwangi Optimis Partisipasi Pemilih Capai Target 77,5 Persen

Yakni dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Setiap pemilih yang datang ke tempat pemungutan suara (TPS) harus mencuci tangannya dan menggunakan hand sanitizer, lalu dicek suhu tubuhnya oleh petugas.

“Apabila ada pemilih dengan suhu diatas 37,3 derajat selsius, pemilih tersebut akan diarahkan menuju bilik khusus yang sudah kita siapkan di luar TPS,” jelas Dwi, Sabtu (14/11/2020).

Kemudian pemilih akan mendapatkan sarung tangan plastik dan mengantre menunggu giliran memasuki bilik suara.

“Setiap pemilih akan mendapatkan sarung tangan plastik untuk menghindari kontak langsung dengan peralatan ataupun perlengkapan di TPS,” ujarnya.

Baca Juga: KPU Banyuwangi Terima Logistik Pilkada 2020 dan APD

Setelah keluar dari bilik suara, pemilih bisa langsung pulang dari TPS. Namun sebelum pulang, pemilih yang sudah menggunakan hak pilihnya akan ditetesi tinta di jarinya. Metode ini dinilai dapat mencegah penularan Covid-19.

Setiap TPS juga akan dilengkapi dengan satu baju hazmat (APD). Baju ini disiapkan bagi petugas untuk mengantisipasi pemilih yang sakit saat datang ke TPS.

Sementara untuk petugas Ad Hoc hingga Linmas, Dwi menambahkan, akan menjalani rapid test terlebih dahulu sebelum menjalankan tugasnya.

“14 hari sebelum pelaksanaan pemilihan, KPPS, PPK, PPS, hingga Linmas akan rapid test terlebih dahulu,” tegasnya.

Baca Juga: Polisi Bakal Jaga Ketat Gudang Logistik KPU Banyuwangi Selama Pilkada

Kemudian saat hari-H pelaksanaan, semua petugas KPPS menggunakan alat pelindung diri (APD), mulai dari face shield, masker, serta sarung tangan.

“Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi penyebaran Covid-19 saat pelaksanaan pemilihan,” pungkas Dwi. (fat)