oleh

KPU Cetak 1,4 Juta Lebih Kertas Suara Pilkada Banyuwangi

KabarBanyuwangi.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi mencetak sebanyak 1,4 juta lebih kertas suara untuk keperluan Pilkada yang bakal digelar pada 9 Desember 2020 mendatang.

Komisioner KPU Banyuwangi Ari Mustofa menyampaikan, jumlah kertas suara yang dicetak tersebut, sudah melebihi jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada yang ditetapkan yaitu mencapai 1,3 juta lebih pemilih, termasuk 2 persen kertas suara cadangan.

“Desain kertas suara yang telah dicetak itu sudah disepakati oleh masing-masing paslon,” ujar Ari, Selasa (17/11/2020).

Baca Juga: Begini Skema Pemungutan Suara yang Disiapkan KPU Banyuwangi Saat Pandemi

Proses pencetakan kertas suara, kata Ari, sedang berlangsung di salah satu percetakan di Bali. Kertas suara tersebut ditargetkan akan selesai pekan depan. Setelah itu kertas suara dilakukan proses penyortiran dan pelipatan di Kantor KPU Banyuwangi.

“Untuk proses pelipatan kertas sendiri, KPU masih mempertimbangkan apakah melibatkan orang banyak atau tidak. Sebab proses pelipatan tersebut juga harus memperhatikan protokol kesehatan Covid-19,” lontarnya.

Baca Juga: KPU Banyuwangi Optimis Partisipasi Pemilih Capai Target 77,5 Persen

Ari menambahkan, selain mencetak 1,4 juta lebih kertas suara, KPU juga mencetak sebanyak 3000 lebih template khusus untuk penyandang disabilitas. Tempalte, nantinya khusus digunakan untuk pemilih penyandang tuna netra pada saat menyalurkan hak suaranya di bilik suara.

“Untuk disabilitas surat suaranya sama, cuma nanti ada alat bantu template itu. Nanti setiap TPS kami sediakan 1 alat bantu itu. Kalau surat suaranya sama, cuma nanti untuk pemilih bisa nyoblos itu harus pake template,” tambah Ari Mustofa.

“Jadi teplate itu ada tulisan timbul braile, sehingga teman kita yang tuna netra bisa melihat ini calon A, ini calon B. Sehingga dia mau milih yang mana dengan meraba-raba itu,” imbuh Ari.

Baca Juga: KPU Banyuwangi Terima Logistik Pilkada 2020 dan APD

KPU Banyuwangi menargetkan, setelah dilakukan penyortiran dan pelipatan, kertas suara akan didistribusikan ke tingkat PPK, seminggu menjelang pemungutan suara dengan pengawalan ketat aparat Kepolisan dan tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Pendistribusian kertas suara nantinya dilakukan secara serentak dengan pengawalan ketat aparat keamanan,” pungkasnya. (fat)