oleh

Mas Yusuf Dukung Pelestarian Kuliner Khas Lewat Pasar Kampoeng Using

KabarBanyuwangi.co.id – Kuliner khas Using Banyuwangi, sekarang sudah banyak diterima oleh masyrakat luar Banyuwangi. Bahkan ada pasar yang dikelola kelompok masyarakat, sudah menyatakan sebagai pusat jajanan khas Using. Seperti Pasar Kampoeng Osing, Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Minggu (08/11/2020).

Pasar yang buka setiap hari Minggu pagi dan menjadi salah satu tujuan wisata Banyuwangi ini, mendorong Mas Yusuf sebagai Calon Bupati Banyuwangi beserta istri Hajjah Minuk Uliawati datang secara khusus dan berdialog langsung dengan warga Kemiren dan pedagang pasar.

Baca Juga: Ipuk Apresiasi Kelompok Wanita Tani di Jambewangi Sempu

Baca Juga: KPU Banyuwangi Umumkan Jumlah Daftar Pemilih Tetap

Warga terlihat antusias menyambut kedatangan calon Bupati nomor urut 01, beserta rombongan. Diiringi alunan musik kuntulan dan patrol khas Suku Using, juga musik lesung (Gedogan) yang dimainkan oleh warga Desa Kemiren utamanya kaum ibu-ibu ini sigap menyambut kedatangan Mas Yusuf dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Mas Yusuf mendatangi pasar Kampoeng Osing di Desa Kemirien. (Foto: Tim Yuriz)
Mas Yusuf mendatangi pasar Kampoeng Osing di Desa Kemirien. (Foto: Tim Yuriz)

Konsep pasar yang kental dengan kekayaan kuliner Using ini, mampu meningkatkan ekonomi warga setempat dengan memanfaatkan gang kecil. Mulai dari, Jajanan Lupis Lanun, Semanggi, Kucur, Klepon, Sego Cawuk, Pecel Pitik, Ayam Kesrut hingga Kopi tersedia rapi di Pasar Kampoeng Osing.

“Sebagai UMKM yang dimiliki salah satu paguyuban, saya di sini objektif. Meskipun di sini tidak disambut dengan mewah, tetapi Bapak Yusuf bisa membaur dengan kita,” kata Indra (20), salah satu Barista di Kopi Jaran Goyang Kemiren.

Baca Juga: Bawaslu Banyuwangi: Kita Pelototi Sebelas Kerawanan Tahap Pencalonan

Suhaimi, Kepala Adat Desa Kemiren yang ikut menyambut, tidak segan selalu mengarahkan Mas Yusuf ke beberapa titik tempat yang selama ini digalakkan Pemerintah Desa dan Kabupaten Banyuwangi dengan baik.

“Menurut saya, Banyuwangi tidak butuh bupati yang pintar, tetapi butuh bupati yang mengerti apa yang diharapkan rakyat,” ucapnya saat berdiskusi dengan Mas Yusuf.

Mas Yusuf bersama istri, Hajjah Minuk Uliawati sedang menikmati kopi. (Foto: Tim Yuriz)
Mas Yusuf bersama istri, Hajjah Minuk Uliawati sedang menikmati kopi. (Foto: Tim Yuriz)

Sambil menikmati sejumlah kuliner Using dan kopi dari pedagang Pasar Kampoeng Osing, Mas Yusuf bersama sang istri sangat mengapresiasi warga yang sudah menginisiasi jualan kuliner khas Using hingga semakin lestari.

“Ini harus terus dilestarikan, supaya apa yang diharapakan warga dapat terlaksana, mari kita bersama-bersama untuk perubahan Banyuwangi yang lebih baik,” pungkas Mas Yusuf. (man)