oleh

Optimis, Tahun Depan Sektor Pertanian Tetap Produktif dan Maksimal

KabarBanyuwangi.co.id – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi optimis tahun depan sektor pertanian tetap bisa produktif dan maksimal. Agar upaya percepatan pemulihan ekonomi sosial melalui kebangkitan pertanian bisa terwujud.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, Arif Setiawan mengaku, setidaknya ada dua potensi pangan yang setiap tahunnya mengalami surplus, yakni padi dan jagung.

“Artinya kinerja pertanian, khususnya untuk meningkatkan produksi terus kita pertahankan dan kita tingkatkan,” ujar Arif, Rabu, (18/11/2020).

Baca Juga: Ditengah Pandemi, Sektor Pertanian Banyuwangi Surplus

Produksi padi hingga September 2020 ini ada 535.056 ton, dengan luasan panen 50.915 hektare.

“Artinya, produksi beras di Banyuwangi tetap terjaga dan surplus di masa pandemi Covid-19. Termasuk produksi jagung juga surplus, untuk konsumsi dan ketersedian pangan masih cukup,” jelasnya.

Sektor pertanian sendiri merupakan salah satu prioritas  pembangunan tahun 2021 dalam tema yang diusung Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Baca Juga: Bantu Usaha Petani, Pemkab Gelontor Ratusan Alat dan Mesin Pertanian

Meski demikian, dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2021 yang sudah dilakukan beberapa hari yang lalu di Gedung DPRD Banyuwangi, anggaran program pertanian yang dialokasikan pada APBD tahun 2021 mengalami penurunan.

Jika di tahun 2020 sebesar Rp. 70 miliar, di tahun 2021 anggaran  yang rencananya akan dikucurkan hanya sebesar Rp. 30, 4 miliar saja.

Baca Juga: Bupati Anas Dorong Petani Manfaatkan Alsintan untuk Optimalkan Hasil Pertanian

Menanggapi hal itu, Arif mengaku tetap optimis bisa memaksimalkan sektor pertanian dan pangan di Banyuwangi.

“Berapapun yang diberikan kepada kita, tetap akan kita maksimalkan” pungkasnya. (fat)