oleh

Panas!!! Siang Hari, Suhu di Banyuwangi Tembus 32° Celsius

KabarBanuwangi.co.id – Pada peralihan musim, cuaca di wilayah Banyuwangi, kian tidak menentu. Di siang hari, terasa begitu panas , namun, memasuki sore hingga malam hari, cuaca tiba-tiba mendung, dan tidak jarang turun hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi mencatat suhu udara di siang hari bisa mencapai angka 32° celsius di musim peralihan seperti ini.

Prakirawan BMKG Banyuwangi, I Gede Agus Purbawa menjelaskan, meski suhu udara di Banyuwangi terasa sangat terik sejak beberapa hari terakhir, namun kondisi ini masih dalam kategori normal.

“Karakteristik musim peralihan memang seperti ini, karena atmosfer sedang labil, maka cuaca juga tidak menentu. Kadang terasa panas sekali, kadang tiba-tiba mendung dan hujan. Untuk panas memang terasa sangat begitu terik di siang hari, maksimal bisa mencapai 32° celsius,” jelas I Gede Purbawa, Jum’at (6/11/2020).

Baca Juga: Musim Pancaroba, BMKG Banyuwangi Peringatkan Nelayan Waspadai Cuaca Ekstrim

Gede menambahkan, teriknya panas matahari yang dirasakan masyarakat Banyuwangi disebabkan karena minimnya pertumbuhan awan saat siang hari di langit. Selain karena minimnya sebaran awan, faktor kulminasi yang sempat terjadi pada bulan Oktober lalu juga menjadi penyebab cuaca begitu sangat panas.

“Tapi hingga saat ini masih dalam kondisi normal, belum bisa dikatakan ekstrem,” tambahnya.

Baca Juga: Deteksi Dini Tsunami, BPBD Banyuwangi Tambah 3 Alat EWS

Di bulan November ini lanjut Gede, sebagian wilayah dataran tinggi, Banyuwangi bagian barat dan sekitarnya memang sudah memasuki musim penghujan.

“Belum semuanya memasuki musim penghujan. Untuk wilayah kota, pesisir timur, utara dan selatan Banyuwangi kami prediksi masih bulan Desember baru memasuki musim penghujannya” ujar Gede.

Baca Juga: Mas Yusuf Datangi dan Beri Bantuan Korban Banjir di Pesanggaran

Di musim peralihan ini, BMKG meminta masyarakat untuk mewaspadai berbagai dampak yang ditimbulkan. Selain cuaca ekstrem seperti angin kencang, hujan lebat disertai petir, masyarakat juga diminta untuk selalu menjaga imunitas tubuhnya di masa peralihan musim seperti saat ini agar tak mudah terserang penyakit.

“Perlu diwaspadai juga, saat peralihan musim begini tentu tubuh juga harus menyesuaikan diri dengan cuaca di sekitar. Agar tubuh tetap fit, kita harus selalu menjaga imunitas tubuh. Apalagi sekarang masih dalam musim pandemi,” pungkasnya. (man)