oleh

Pegiat Sepak Bola, Desak Mas Yusuf Hidupkan Kembali Persewangi

KabarBanyuwangi.co.id – Keinginan warga Banyuwangi, agar Persewangi hidup kembali dan berjaya, sering diungkapkan kepada Mas Yusuf dan Gus Riza saat menemui sejumlah pengurus Sekolah Sepak Bola (SSB) yang saat ini menjamur di Banyuwangi.

Mas Yusuf sebagai Calon Bupati dan Gus Riza sebagai Wakil Bupati Banyuwangi, sering mengungkapkan rencananya memberi wadah kepada para pemain bola dan atlit cabang olahraga lainnya.

Pengurus club Putra Minak Jinggo (PMJ) Dusun Krajan, Desa Tegalrejo, Kecamatan Glemore, mengundang langsung calon Bupati nomor urut 01, Mas Yusuf untuk menyampaikan visinya di bidang keolahragaan, di rumah Nanang, penasehat Minak Jinggo FC, Jumat (20/22/2020).
Baca Juga: Bertemu Umat Hindu, Ipuk-Sugirah Komitmen Jaga Toleransi Umat Beragama

Nanang, mengaku sudah mendengar dari teman-temannya, jika Mas Yusuf mempunyai visi yang jelas dalam memajukan olahraga, terutama sepakbola. Maka dari itu, Nanang berkeinginan mengundang langsung Mas Yusuf.

Di hadapan pegiat bola, suporter Persewangi dari berbagai daerah, Mas Yusuf memaparkan visi misi dan programnya, yakni 9 Kerja Tuntas yang juga termasuk Tuntas Pemuda & Olaharaga.

“Atlit muda itu anak-anak saya, jadi ke depan akan kita adakan pembinaan maupun penghargaan untuk atlit berbagai cabang olahraga secara terencana, terarah dan berkelanjutan,” tegas Mas Yusuf.
Baca Juga: Bawaslu Banyuwangi Cek Kesiapan Logistik Pilkada

Anang Suryono, pegiat sepak bola yang saat ini anaknya bermain di U-16 Arema FC, mengutarakan harapannya agar Mas Yusuf dapat merubah dunia olahraga Banyuwangi yang selalu mengalami penurunan.

“Saya tahu, Pak Yusuf waktu itu tidak bisa bergerak aktif karena hanya menjadi Wakil Bupati Banyuwangi. Talenta atlit lokal Banyuwangi mampu bersaing, tinggal nanti harus ada wadahnya,” kata Anang.

Para pegiat sepak bola dan anak didik Putra Minak Jinggo kompak mengacungkan satu jari. (Foto: Tim Yuriz)
Para pegiat sepak bola dan anak didik Putra Minak Jinggo kompak mengacungkan satu jari. (Foto: Tim Yuriz)

Mas Yusuf mengatakan, pemerintah sudah cukup baik membangun Banyuwangi dengan segala prestasinya. Jadi yang baik harus dipertahankan, tetapi yang dianggap kurang baik harus dirubah.

“Mari kita menuju perubahan secara bersama-sama, saya yakin dengan melibatkan masyarakat dan terus melakukan komunikasi seperti ini, Banyuwangi akan lebih baik dan maju secara merata,” katanya.
Baca Juga: Begini Skema Pemungutan Suara yang Disiapkan KPU Banyuwangi Saat Pandemi

Mas Yusuf yang juga Wakil Bupati Banyuwangi non-aktif dan mantan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banyuwangi, mengungkapkan, waktu itu dunia olahraga Banyuwangi sempat berada di tingkat puncak dengan menduduki peringkat empat se-Jawa Timur, di bawah kota-kota besar, yaitu Surabaya, Sidoarjo dan Malang.

“Saya aktif gelar kompetisi Futsal ‘Wabub Cup’, setiap tahunnya ditunggu para siswa. Saya lihat euforia masyarakat yang mengikuti kompetisi sangat kompeten,” tambahnya

“Euforia masyarakat terhadap olahraga, harus terus dibangun. Jadi ke depan pemerintah harus membiayai dan perusahaan mitra pemerintah seperti tambang emas ataupun BUMN, juga harus turun ikut membantu memajukan dunia olahraga, khususnya untuk Persewangi yang harus hidup kembali,” pungkasnya. (man)