oleh

Pilkada Serentak 2020 di Jatim, Pelanggaran Protkes Mendominasi 

KabarBanyuwangi.co.id – Pelanggaran kampanye pada gelaran pilkada serentak 2020 di Jawa Timur terbanyak didominasi pelanggaran protokol kesehatan Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Divisi Hukum dan Data Informasi Bawaslu Jatim, Purnomo Satrio Pringgodigdo saat di Banyuwangi beberapa hari yang lalu.

Bawaslu Jatim mencatat, pelanggaran terbanyak selama masa kampanye adalah pelanggaran protokol kesehatan, yakni sebanyak 129 pelanggaran.

Baca Juga: Bawaslu Banyuwangi Bantah Anggotanya Tidak Netral Dalam Pemilihan 2020

Baca Juga: Bawaslu RI Monitoring Kesiapan Bawaslu Banyuwangi Hadapi Pilkada 2020

Pelanggaran terbanyak berikutnya yakni pelanggaran administrasi sebanyak 85 pelanggaran dan disusul dengan pelanggaran hukum lainnya, sepertihalnya netralitas ASN sebanyak 27 pelanggaran. Kemudian pelanggaran kode etik sebanyak 3 pelanggaran.

“Di Jatim, pelanggaran protkes terbanyak terjadi di Malang sebanyak 39 pelanggaran. Sementara di Banyuwangi 15 pelangggaran,” ungkapnya.

Baca Juga: Bawaslu Banyuwangi Catat 15 Pelanggaran Protokol Kesehatan

Purnomo Satrio menambahkan, banyaknya pelanggaran protokol kesehatan pada saat kampanye itu, karena tim pemenangan banyak yang memilih metode kampanye tatap muka daripada menggunakan sistem daring.

“Rata-rata kebanyakan menggunakan konvensional daripada mekanisme daring,” pungkasnya. (fat)