oleh

Polresta Banyuwangi Ungkap Kasus Perdagangan Anak, Korbannya Pelajar

KabarBanyuwangi.co.id – Kasus perdagangan anak di bawah umur di Kabupaten Banyuwangi berhasil diungkap Satuan Reskrim Polresta Banyuwangi. Korbannya adalah dua orang anak perempuan berinsial MY (14) pelajar asal Kecamatan Sempu dan DN (16) asal Kecamatan Sempu.

Dalam kasus ini, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin mengungkapkan, pihaknya telah mengamankan tiga orang pelaku.

Baca Juga: Dugaan Praktik Eksploitasi Anak Dibongkar Polisi, Dua Korban Disekap

Seorang perempan berinisail MY (50) warga Kecamatan Singojuruh diduga sebagai mucikari, dan SM (60) pria asal Kecamatan Genteng diduga sebagai pembeli atau pria hidung belang serta anak perempuan berinisial DE (15) warga Kecamatan Genteng yang mengajak dan membujuk kedua korban.

“Dua pelaku yakni MY dan SM sudah kami tahan, sedangkan pelaku satunya (DE) akan kita serahkan ke Bapas untuk menjalani peradilan anak,” ujar Arman.

Baca Juga: Rekonstruksi Pembunuhan di Desa Alasrejo, Tersangka Peragakan 19 Adegan

Arman menjelaskan, kedua korban tergiur dengan ajakan DE yang menawari pekerjaan di sebuah kafe dengan iming-iming gaji yang besar. Lantas korban dibawa DE ke lokalisasi di wilayah Banyuwangi menemui Mami MY. Setelah itu MY menjual korban kepada SM yang merupakan seorang pria hidung belang untuk melakukan hubungan seksual.

“Tarifnya sebesar 150 ribu untuk sekali kencan. 100 ribu untuk korban dam 50 ribu untuk MY,” Jelas Arman.

Baca Juga: Satreskoba Polresta Banyuwangi Ringkus 12 Kurir Narkoba

Arman menambahkan, perbuatan tersangka dijerat Pasl 2 dan Pasal 17 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang atau pasal 88 UU Ri Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“Ancaman hukumannya minimal 3 Tahun dan maksimal 15 tahun penjara,” pungkasnya. (fat)