oleh

Program Pasangan Yuriz Bidang Pariwisata Diplintir Seakan Mematikan Festival

KabarBanyuwangi.co.id – Kalangan pelaku Pariwisata Banyuwangi mengaku resah, adanya desas-desus Event Festival akan dihapus, jika Mas Yusuf – Gus Riza terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi.

Sebagai upaya mencari berita sesungguhnya, Pelaku Pariwisata sengaja mengundang Mas Yusuf di Pondok Wina, Kelurahan Lateng, Minggu (22/11/2020) malam kemarin. Mas Yusuf segera menemui pelaku pariwisata dari berbagai wilayah di Banyuwangi.

Rahmat Hidayat, penggagas acara mengaku sengaja mengundang Mas Yusuf, untuk meluruskan isu-isu negatif yang sempat beredar luas tentang program Mas Yusuf-Gus Riza di hadapan para pelaku wisata.

“Saya pernah dengar ada yang melintir bahwa Yuriz tidak akan mengindahkan pariwisata. Bahkan akan menghilangkan festival yang selama ini terus digalakan Pemerintah Banyuwangi dengan baik. Oleh karena itu, kami ingin tahu bagaimana sebenarnya,” ungkap Rahmat.

Baca Juga: Kunjungi Taman Rekreasi Banyuwangi, Ipuk Disambut Antusias Pengunjung

Mas Yusuf menegaskan, pariwasata di Banyuwangi sudah maju, ke depan harus dipertahankan dan akan dirubah lebih baik.

“Pariwisata yang baik akan terus mendatangkan devisa, sehingga ekonomi masyarakat akan terangkat, termasuk para pelaku wisata akan merasakan,” tegas Mas Yusuf.

Selain dari segi pariwasata, Mas Yusuf juga menepis kabar buruk, tentang dihilangkannya festival yang selama ini mempromosikan Kabupaten Banyuwangi ke kancah nasional hingga internasional.

“Itu tidak benar, festival itu perlu. Akan tetapi, kita harus dapat memilah mana yang memiliki potensi besar terhadap masyarakat. Festival yang dirasa tidak perlu, memang harus dihilangkan. Apalagi festival yang menggelontorkan dana besar, namun tidak dapat dirasakan berkahnya oleh masyarakat itu sendiri,” tambahnya.

Baca Juga: Surat Suara Pilkada Banyuwangi Tiba, KPU Segera Lakukan Pelipatan

Mas Yusuf juga menambahkan, program anggaran 100 juta per dusun akan terdapat benang merahnya dengan pariwisata.

“Untuk dusun yang memiliki potensi wisata, anggaran ini dapat dipergunakan untuk pengembangan wisata yang nantinya dapat melibatkan para pelaku wisata,” katanya.

Mas Yusuf foto bareng para pelaku wisata. (Foto: Tim Yuriz)
Mas Yusuf foto bareng para pelaku wisata. (Foto: Tim Yuriz)

Setelah Mas Yusuf memaparkan visi misi dan penjelasan, sesi tanya jawab dengan berbagai pernyataan membuat kondisi kegiatan semakin inten. Satu per satu pelaku wisata yang hadir tampak antusias untuk mengutarakan harapan maupun uneg-unegnya kepada Mas Yusuf.

Dede, perwakilan Bisma Tour Banyuwangi, mengungkapkan, promosi wisata di Kabupaten Banyuwangi memang terlihat berjalan sangat baik, namun bagi pelaku wisata penerapan ini masih belum merata.

“Kami berharap pariwisata Banyuwangi bisa memperhatikan ide-ide dari pelaku wisata, bukannya hanya melibatkan pemerintah atau pejabat tertentu,” ungkap Dede.

Baca Juga: Bawaslu Banyuwangi Cek Kesiapan Logistik Pilkada

Mas Yusuf menegaskan, Banyuwangi milik bersama dan harus dibanguan, serta dikembangan bersama-sama.

“Saya dan Gus Riza sepekat, untuk melibatkan elemen masyarakat yang kompeten di bidangnya masing-masing dalam membangun Banyuwangi. Begitu pula untuk pariwisata, peraturan tentang wisata harus melibatkan dan dikomunikasikan dengan para pelaku wisata,” pungkasnya. (man)